2025 Kim Nam Gil Fan Meeting Tour ‘Road to Gil’ di Saitama

Minggu, 23 Februari 2025, Salah satu tim Kim Nam Gil Indonesia yang berangkat ke Jepang berpindah kota dari Osaka ke Saitama bersama dengan teman fans Kim Nam Gil dari Korea Selatan dan Jepang. Kami meninggalkan hotel dan menuju stasiun Shin-Osaka (Osaka), stasiun utama untuk kereta Shinkansen. Teman fans Kim Nam Gil dari Jepang sangat banyak membantu bahkan sejak pertama kali sampai di Jepang. Sebelum naik kereta Shinkansen kami sempat membeli fruit sando (sandwich isi buah ala jepang) untuk dimakan selama dalam perjalanan. Kami naik kereta Shinkansen Nozomi dari Stasiun Shin-Osaka menuju Stasiun Tokyo. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 2 jam 30 menit. Di kereta Shinkansen kami bertemu dengan teman kami, fans Kim Nam Gil dari Singapura. Kami berpisah dengan teman fans Kim Nam Gil dari Jepang di Stasiun Tokyo. Di stasiun Tokyo kami bertemu dengan teman fans Kim Nam Gil dari Seattle, Amerika Serikat kemudian makan siang bersama.

Usai makan siang bersama, kami pergi ke stasiun omiya dan langsung menuju hotel tempat kami menginap yang tidak jauh dari stasiun omiya. Malam harinya kami makan malam bersama dengan teman fans dari Korea Selatan, Amerika Serikat, Singapura, Taiwan, dan Indonesia. Kami kemudian menyadari bahwa kami 5 orang bersama-sama dari 5 negara yang berbeda. Kami juga pergi ke kafe untuk memesan kopi, cokelat hangat dan kue.

Senin, 24 Februari 2025. Acara jumpa penggemar bertajuk 2025 Kim Nam Gil Fan Meeting Tour ‘Road to Gil’ di Saitama diadakan Omiya Sonic City hall ternyata terletak di bagian belakang hotel tempat kami menginap. Bersama dengan teman fans Kim Nam Gil dari Amerika Serikat, kami pergi lebih awal menuju tempat acara untuk membeli merchandise official. Kami sempat salah arah dan dibantu warga Jepang yang memberi petunjuk hingga ke dekat tempat acara.

Kami menunggu cukup lama untuk mengantre membeli Merchandise Official 2025 Kim Nam Gil Fan Meeting Tour ‘Road to Gil’  di Jepang. Ketika sedang mengantre untuk membeli merchandise official,  Tim Kim Nam Gil Indonesia bertemu dengan fans Kim Nam Gil dari Indonesia yang tinggal dan bekerja di Jepang. Ia datang menonton acara ini dan menyapa kami dengan ramah. Beberapa dekorasi tampak menghiasi lobby tempat acara. Kami kemudian berpisah ketika rehearsal.

Merchandise Official 2025 Kim Nam Gil Fan Meeting Tour ‘Road to Gil’  di Jepang.

Sesi rehearsal / latihan dimulai pukul 12:53 siang di Saitama. Kim Nam Gil muncul dengan menggunakan jaket kulit merah (Koleksi musim gugur/dingin 2015, kolaborasi antara Comme des Garçons × Lewis Leathers) yang bertuliskan “Live Free Die Strong”, kaos putih, celana jeans dan sepatu converse hitam. Kim Nam Gil mengatakan, CEO Sanai Pictures, Han Jae deok, yang membelikannya kemarin untuk digunakan mengendarai sepeda motor. Kim Nam Gil berkata ingin menunjukkannya kepada semua orang, jadi ia mencobanya. Kim Nam Gil penasaran dengan apa yang dikatakan oleh staf di toko tempatnya membeli jaket tersebut, dan ketika ia bertanya kepada staff toko tentang apa itu “Azasu” (あざす), staff toko itu memberi tahu Kim Nam Gil dan ia mengatakan kepada Kim Nam Gil bahwa Kim Nam Gil tidak boleh menirunya. “Azasu” (あざす) adalah bentuk informal dan slang dari “arigato gozaimasu” (ありがとうございます) yang berarti “terima kasih” dalam bahasa Jepang.

Lagu pertama di sesi latihan, adalah Uma to Shika (馬と鹿)  oleh Yonezu Kenshi,  ditemani dengan guru olah vokalnya, Kim Min Seok (@sandfactory_master), Kim Nam Gil bernyanyi dengan stabil. Lagu kedua adalah Lemon oleh Kenshi Yonezu, diikuti lagu Four Times Around the Sun (지구가 태양을 네번) oleh Hong Isaac/Nell. Lagu berikutnya Hug Me (안아줘) oleh Jung Joon Il. Kim Nam Gil sambil bernyanyi kemudian berkeliling aula konser menghampiri seluruh penggemarnya. Sesi latihan di Saitama berakhir pukul 13.20.

Bersama dengan teman fans Kim Nam Gil dari Korea Selatan dan Amerika Serikat, kami kembali ke hotel untuk beristirahat, menyimpan merchandise yang kami beli dan makan kue. Kami kembali ke tempat acara sekitar pukul 14.30. Pukul 15.00, acara jumpa penggemar bertajuk 2025 Kim Nam Gil Fan Meeting Tour ‘Road to Gil’ di Saitama dimulai. Pembaca acara kali ini adalah Furuya Masayuki. Begitu pembawa acara masuk, para penggemar terlihat gembira. Furuya Masayuki juga sebelumnya pernah menjadi pembawa acara fan meeting Kim Nam Gil di Jepang. Pembawa acara di awal menjelaskan dan memilih penggemar yang akan memainkan permainan bersama Kim Nam Gil melalui undian sama seperti di Osaka. Aula konser dibagi menjadi tiga blok, A, B, dan C, dan panitia memilih tiga perwakilan dari setiap blok dan terpilih total sembilan orang untuk bermain permainan.

Kim Nam Gil tampil dengan blazer hitam beludru yang berkilauan, kaos hitam, dan celana hitam. Ketika penonton bersorak, ia berkata, “Harap tenang!”, kami pun tertawa. Kim Nam Gil menyanyikan lagu Lemon oleh Kenshi Yonezu dengan sempurna. Setelah lagu selesai, Kim Nam Gil menyapa para penggemarnya dalam bahasa Jepang, “Halo, saya Kim Nam Gil. Apa kabar?”.

Acara jumpa penggemar di Osaka dua hari sebelumnya berlangsung selama empat jam. Kim Nam Gil mengatakan bahwa sutradara panggung menyuruhnya untuk melakukan apapun yang ingin ia lakukan dengan para penggemar di Tokyo dan ciptakan kenangan indah. Kim Nam Gil melanjutkan dengan mengatakan, “Lagu yang akan saya bawakan adalah lagu yang belum pernah saya bicarakan sebelumnya, tetapi lagu ini tentang seseorang yang sangat saya rindukan. Saya tidak ingin terlalu serius, jadi saya akan membicarakannya setelah menyanyikan lagu ini,” Lagu Four Times Around the Sun (지구가 태양을 네번) oleh Hong Isaac/Nell dinyanyikan oleh Kim Nam Gil dengan sempurna. Kim Nam Gil berkata bahwa lagu Four Times Around the Sun (지구가 태양을 네번) adalah lagu yang ia dengarkan ketika seseorang yang ia cintai dipanggil ke surga, dan lirik lagu ini menjadi pesan yang ingin ia sampaikan kepada orang tersebut. Dengan bernyanyi di depan semua orang, ia berharap dapat berbagi perasaannya, “Saya tidak ingin membuat suasana menjadi berat, tetapi saya ingin semua orang mendengar lagu yang didedikasikan untuk seseorang yang saya rindukan.”

Setelah menyelesaikan lagu tersebut, pembawa acara muncul dan menyapa Kim Nam Gil sekali lagi di atas panggung. Kim Nam Gil kembali bercerita tentang jaket kulit berwarna merah yang ia kenakan ketika sesi latihan. CEO Sanai Pictures, Han Je Deok yang datang bersamanya ke Jepang yang membelikannya. Ia mempelajari kata dalam bahasa Jepang “Azasu” (あざす) dan meniru ucapannya. Kim Nam Gil tampak menyukai kata ini dan sering mengatakannya di beberapa kesempatan ketika acara. Pembawa acara, Furuya Masayuki tidak bisa menahan tawanya kemudian berkata, “Kita bahkan belum sempat membuka acara.”

Ketika ditanya tentang “Road to Gil” yang merupakan judul acara jumpa penggemar kali ini, Kim Nam Gil mengatakan bahwa itu berarti, ia ingin berbagi dengan semua orang, jalan dan waktu yang telah ia lalui sebagai pribadi dan sebagai seorang aktor Ia memilih judul ini dengan mengingat makna tersebut.

Kim Nam Gil tiba-tiba bertanya kepada semua penonton, “Apakah kalian semua sudah bertemu dengan ibuku di Tokyo?” ia juga bertanya hal yang sama sebelumnya ketika acara jumpa penggemar di Osaka. Para penggemar yang tampak terlihat tenang mengingatkannya pada percakapannya dengan ibunya. Kim Nam Gil kemudian bercerita tentang orang tuanya yang sangat tenang ketika ia pulang ke rumah setelah menerima penghargaan. “Ketika saya memenangkan penghargaan untuk ‘The Fiery Priest,’ saya sangat gembira saat tiba di rumah dan memberi tahu ibu saya tentang hal itu,” Dengan bersemangat, Kim Nam Gil menghampiri ibunya, “Bu, saya memenangkan penghargaan!” dan ibunya dengan tenang menjawab, “Ya. Saya melihatnya.” Kim Nam Gil menunjukkan piala penghargaan tersebut kepada ibunya, “Bu, lihat ini pialanya” dan berulang kali Kim Nam Gil mengulang perkataannya. Ibunya berkata, “Berisik sekali, diamlah” Kami semua tertawa, dengan ekspresi wajah dan suaranya Kim Nam Gil saat berbicara tentang orang tuanya sungguh lucu.

Gilmography
Segmen pertama dimulai dengan Gilmography, sama seperti di Osaka segmen ini membicarakan tentang bagaimana Kim Nam Gil menghabiskan waktunya melalui foto. Foto pertama adalah Foto tamtam, kucing kesayangannya. Foto tamtam tampak belakang dan tampak depan saat ia duduk tegak. Tam-tam tidak suka difoto dan tidak mau mendekatinya. Kim Nam Gil bercerita tentang betapa sulitnya mendapatkan foto tersebut dan harus memanggil namanya dan memperhatikannya selama sebulan. Kim Nam Gil juga meminta para penggemarnya untuk tidak memberikan boneka Snoopy lagi, karena rumahnya penuh dengan boneka Snoopy hadiah dari para penggemar, dan ibunya tidak menyukainya karena sudah terlalu banyak.
Foto kedua memperlihatkan salju lebat ketika musim dingin. Hujan salju lebat terjadi untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, ibunya masuk ke kamar dan berkata, “Salju turun!”. Kim Nam Gil menyekop salju itu sendiri dengan foto yang menunjukkan kakinya yang memakai sepatu boots di kelilingi tumpukan salju. Ketika membahas foto salju, Kim Nam Gil bertanya, “Apakah kalian tipe orang yang masuk ke kamar anak tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu?” Kim Nam Gil bercerita kalau ibunya masuk ke kamarnya tanpa mengetuk pintu, ketika Kim Nam Gil benar-benar telanjang setelah mandi. Ibunya bahkan tidak memanggil namanya, ia hanya berkata, “Salju turun!” ibunya membawa handuk masuk ke kamar tanpa mengetuk dan pergi tanpa mengetuk. Kim Nam Gil tidak punya pilihan selain menyekop salju. Ekspresi Kim Nam Gil ketika ibunya masuk ke kamarnya tanpa mengetuk ini benar-benar lucu.
Foto ketiga diambil dari kampanye dukungan kreator yang dijalankan oleh  NGO Gilstory, Kim Nam Gil selain menjelaskan tentang kampanye ini, ia juga berterima kasih kepada yang sudah mendukung Gilstory, Kim Nam Gil sering berbagi tentang apa yang ia rasakan dengan staff Gilstory ketika pertemuan bulanan mereka. Kim Nam Gil mengatakan “Sekarang, kalian semua berada di sini untuk bertemu dengan saya, dan karena film yang telah saya perankan. Saya pikir inilah yang dimaksud dengan pengaruh. Bukannya tidak mendukung itu buruk atau salah, tapi saya pikir sudah sepantasnya saya berbagi cinta yang kalian berikan kepada saya dengan mereka yang membutuhkan cinta dan terpinggirkan.” Ia berbagi pemikirannya tentang pengaruhnya sebagai aktor untuk kebaikan dan sudah sewajarnya baginya untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan.
Berikutnya adalah empat foto yang diambil oleh staf di lokasi syuting sama seperti foto yang di tunjukkan ketika acara jumpa penggemar di Osaka. Kim Nam Gil mengatakan bahwa para staff menggodanya dengan mengatakan bahwa ia dan Kim Sung-kyun terlihat seperti pasangan suami-istri. Staff film mengambil foto itu, sambil berkata, “Kalian benar-benar terlihat seperti pasangan yang sudah menikah.” Dalam foto itu terlihat Kim Nam Gil dan Kim Sung kyun sedang melihat-lihat menu untuk melihat makanan apa yang akan mereka pesan untuk makan siang. Keduanya begitu dekat dan saling memanggil Michigeny (gila) tetapi memperlihatkan hubungan yang hangat. Kim Nam Gil bercerita Kim Sung Kyun mengingatnya dan meneleponnya saat ia sedang memasak untuk anak-anaknya. Kemudian foto saat Kim Nam Gil mentraktir staff drama ‘The Fiery Priest 2‘ dengan daging sapi di hari ulang tahunnya. Kim Nam Gil juga mengajaknya pergi ke Jjimjilbang (찜질방) bersamanya.

5 Adegan terkenal dari drama The Fiery Priest 2

Segmen kedua adalah foto-foto yang menampilkan adegan terkenal dari drama ‘The Fiery Priest 2‘. Tetapi karena ia terlalu banyak bicara dan terbatasnya waktu jadi hanya 4 foto yang ditampilkan di layar ㅋㅋㅋ.

  1. Adegan riasan Joker di depan komidi putar di taman hiburan yang terbengkalai. Kim Nam Gil bercerita bahwa “Hal ini tidak tertulis dalam naskah. Sutradara memilih taman hiburan yang terbengkalai sebagai lokasi syuting, jadi para aktor dan saya berpikir akan lebih baik jika kami bisa menghadirkan beberapa kostum menarik yang sesuai dengan lokasi tersebut dan begitulah cara kami mewujudkannya.”
  2. Adegan perkelahian dengan Kim Hong Sik di tengah hujan. Ketika ditanya, “Apakah sulit melakukan adegan aksi di tengah hujan?” Kim Nam Gil menjawab, “Dimanapun lokasinya, tidak ada yang mudah.” “Saat hujan, aspal menjadi basah. Sebenarnya, sepatuku basah dan saya tergelincir seperti ban.” Penonton tertawa saat Kim Nam Gil memberi isyarat. Ketika adegan aksi dengan Bang Sung Joon yang berperan sebagai Kim Hong Sik, tinjunya benar-benar mengenainya, itu sangat menyakitkan dan ia harus melakukan pengambilan adegan ulang. Kim Nam Gil berkata, “Waktu persiapannya panjang, tetapi adegan yang kami rekam pendek. Saat sampai di rumah, ada memar di tubuh saya, tetapi saya berpura-pura tidak sakit. Saat Sung Joon bertanya, ‘Apakah kamu baik-baik saja?’ Saya berkata, ‘Saya memar.'” Ia berbagi cerita tentang pengalaman syuting sambil tertawa.
  3. Adegan crossdressing / berpakaian seperti wanita di mana Kim Hae Il berpakaian seperti wanita ketika berhadapan dengan Kim Hong Sik. Kim Nam Gil ketika foto ini ditampilkan ia berkata “Lain kali, saya ingin riasannya lebih cantik dan rapi.”
  4. Adegan dalam sidang ketika episode terakhir drama ‘The Fiery Priest 2‘.

Kim Nam Gil mangatakan, “Membuat ‘The Fiery Priest 2’ tidaklah mudah. Karena kita harus merencanakannya dari awal dan syuting terus menerus. Para aktor lebih sibuk sekarang setelah ‘The Fiery Priest’ pertama berakhir dan mereka lebih terkenal. Mereka tidak mendengarkan saya lagi.” Kami semua tertawa melihat ekspresi Kim Nam Gil “Butuh waktu lima tahun bagi kami untuk berkumpul dan mengatakan ayo kita buat ‘The Fiery Priest 2’ Ketika musim pertama, itu sangat apik, seperti black comdy. Namun di musim kedua ini, berada dalam situasi setelah menyelesaikan segala macam masalah dan telah menghabiskan waktu dengan beberapa orang yang baik. Di musim kedua, kami berharap dapat memenuhi lebih banyak ekspektasi penonton. Kami tidak bisa menyenangkan semua orang, tetapi ‘The Fiery Priest 2’ dibuat untuk semua orang yang menyukai ‘The Fiery Priest’. Saya berharap dapat terus menciptakan karya yang dapat diterima oleh banyak orang.”

Road to Choice

Segmen ketiga adalah ‘Road to Choice’, yaitu permainan keseimbangan di mana para penggemar diminta untuk memilih A atau B sebagai jawaban atas pertanyaan yang sebelumnya sudah dikumpulkan terlebih dahulu melalui situs fan club kimnamgil.jp.

  1. “Sudut mana dari wajah yang terlihat paling keren? “kanan” atau “kiri”?
    Sisi kanan wajah Kim Nam Gil terlihat lebih maskulin, dan sisi kirinya terlihat lebih lembut.
  2. “Jika hanya harus  melakukan satu genre film atau drama, mana yang akan dipilih, “romantis” atau “aksi”? Kim Nam Gil menjawab keduanya adalah genre yang ingin ia lakukan, tetapi tidak mungkin hanya melakukan salah satu dari genre tersebut selama sisa hidupnya, dan ini juga tidak dapat dijawab. Tapi Kim Nam Gil mengatakan bahwa ia bisa memilih mana yang ingin dia lakukan untuk film berikutnya, ia ingin berperan dalam film genre romantis. Kim Nam Gil bercerita bahwa ibunya terkadang menonton drama yang diperankan olehnya, Kim Nam Gil bahagia melihat ibunya tertawa. Baginya standar drama yang bagus adalah ketika ibunya tertarik untuk menonton drama itu. Ibunya menyukai komedi dan senang menonton drama ‘The Fiery Priest’
  3. “Apa yang lebih tak tertahankan: “Orang-orang yang tidak bereaksi terhadap apa yang kamu katakan” atau “Orang-orang yang menyela apa yang kamu katakan.”” Kim Nam Gil menjawab orang yang tidak bereaksi terhadap apa yang ia katakan. Kim Nam Gil mudah mengobrol karena ia suka berbicara, tetapi mengecewakan jika orang lain tidak bereaksi terhadap apa yang ia katakan. Kim Nam Gil bercerita lagi tentang ibunya, Kim Nam Gil mendatangi ibunya, yang sedang mencuci piring dan berbicara kepadanya tentang ini dan itu. Ibunya berkata bahwa ia terlalu berisik, ibunya berbalik dan berkata, ‘Saya tidak tuli..’ menanggapi anaknya yang terus-terusan berbicara. Ayahnya kemudian berkata, “Kamu berakting karena kamu mirip ibumu.” Kim Nam Gil yang selalu menceritakan ibunya menunjukkan betapa ia sangat menyayangi ibunya.
  4. “Mana yang lebih sulit dalam persiapan untuk sebuah peran? “Menaikkan berat badan 10 kg” atau “Menurunkan berat badan 10 kg”? Kim Nam Gil langsung menjawab menaikkan berat badan 10 kg. Selama syuting, Kim Nam Gil harus makan di luar sepanjang waktu, jika ia ingin makan banyak, ia tidak bisa karena ia selalu memiliki tubuh yang tidak memungkinkannya untuk mencerna makanan dengan baik. Untuk menurunkan berat badan, ia dapat berolahraga dan menambah massa ototnya serta menurunkan berat badan dengan cara yang sehat. Sehingga menurutnya sulit untuk menambah berat badan dengan cara yang sehat. Tetapi, ia mengatakan bahwa keduanya sulit untuk saat ini.
  5. “Apa yang diharapkan orang-orang dari fan meeting di Jepang?” “Obrolan yang menyenangkan” atau “Nyanyian yang bagus” Kim Nam Gil mengatakan “Kalian mungkin berpikir, ‘Saya sangat senang bertemu dengan kalian setelah sekian lama, tetapi mengapa acara jumpa fans begitu lama?'” Penonton tertawa mendengarnya. Kim Nam Gil melanjutkan “Mungkin kita harus lebih sering bertemu untuk menghindari terlalu banyak bicara seperti ini.”

Gilpotify

Guru olah vokalnya, Kim Min Seok berkata tentang pemilihan lagu untuk acara jumpa penggemar ini, “Karena syuting ‘The Fiery Priest’ tertunda, kami tidak punya cukup waktu untuk berlatih. Jadi kami mencoba memilih lagu-lagu yang dapat ia kuasai dengan cepat, tetapi itu sulit karena Kim Nam Gil memilih lagu-lagu yang sulit.”

1.  うっせぇわ (Usseewa) oleh Ado

Kim Min Seok berkata ia selalu ragu ketika merekomendasikan lagu baru, terutama lagu Ado ini, dan ia khawatir Kim Nam Gil akan mengatakan bahwa ia akan menyanyikannya.

2. OST Between Calm And Passion (冷静と情熱のあいだ) (2001)

Guru olah vokalnya bercerita ketika sedang berada di ruang rekaman, ia mendengar suara Kim Nam Gil membawakan narasi dalam bahasa Jepang, ia memujinya dengan mengatakan, “Kim Nam Gil tidak bisa berbicara bahasa Jepang, tetapi ia melakukannya dengan sempurna saat ia mendengarnya.”

3. Fate (인연) oleh Lee Seung Chul

Kim Nam Gil bernyanyi secara spontan saat lagu ini dimainkan, Kim Min Seok berkata, “Tolong matikan lagunya,” Guru olah vokalnya ini berkata bahwa Kim Nam Gil tidak mengakui ia tidak bisa menjangkau nada tinggi dan mencoba menyanyikan lagu-lagu dengan nada yang lebih tinggi. Tetapi menurut Kim Nam Gil, sejak guru olah vokalnya itu menolak permintaan lagunya, ia menjadi lebih pandai memilih lagu daripada sebelumnya.

4. The Weekend oleh BIBI

Kim Nam Gil mengatakan lagu ini pertama kali ia dengar di radio saat mengemudi. Liriknya sedih, tetapi ia menyukai irama yang menyenangkan. Ceo Sanai Pictures, Han Jae Deok juga merekomendasikan lagu ini.

5. Ai wo tsutaetaidatoka (愛を伝えたいだとか) oleh Aimyon

Kim Nam Gil mengatakan bahwa ia hanya mendengarkan lagu ini yang penuh dengan energi, tetapi tidak menyanyikannya. Menurut guru olah vokalnya, Aimyon dan Kim Nam Gil memiliki kesamaan dalam beberapa hal dan ia merekomendasikan lagu ini kepadanya.

6. Longing (동경) (Park Hyo Shin)

Kim Nam Gil ingin menyanyikan lagu Longing (동경) oleh (Park Hyo Shin) di depan para penggemar dan ia membawakan bait pertama. Kim Min Seok memujinya dengan mengatakan, “Yang hebat dari Kim Nam Gil adalah ia bisa bernyanyi dengan gayanya sendiri,” Kim Nam Gil menjawab, “Dia mengatakan ini sekarang, tetapi sebelumnya… (menghela napas sambil meniru Kim Min Seok) ‘Jangan mencoba bernyanyi seperti dia. Kamu tidak bisa bernyanyi persis sama. Temukan gayamu sendiri .'”

7. Uma to Shika (馬と鹿) oleh Yonezu Kenshi
Di antara lagu-lagu Jepang yang direkomendasikan oleh guru olah vokalnya, lagu ini adalah lagu yang paling sulit. Ia mengatakan bahwa ia memilih lagu ini, yang ia harap tidak akan dipilih oleh Kim Nam Gil, tetapi Kim Nam Gil menyukainya. Kim Nam Gil menyukai Yonezu Kenshi dan ia juga menyukai lirik lagu ini, lagu yang sempurna untuk Kim Nam Gil yang seksi dan tsundere.

Segmen Gilpotify berakhir, guru olah vokalnya menyemangati Kim Nam Gil, “Semoga berhasil,” kemudian Kim Nam Gil menyanyikan lagu “Uma to Shika (馬と鹿) oleh Yonezu Kenshi.

Kim Nam Gil berganti pakaian dengan kardigan garis-garis berwarna hitam dan putih, kaus putih, celana hitam, dan sepatu kets hitam. Ia muncul di antara penonton dan menyanyikan lagu Hug Me (안아줘) oleh Jung Joon Il sambil berjalan di antara penonton. Kim Nam Gil menyanyikan lagu Hug Me (안아줘) oleh Jung Joon Il lagi diatas panggung. Kami kemudian bermain permainan dimana seluruh penggemar berpartisipasi untuk memilih antara X atau O pada gambar yang ditunjukkan di layar, semua penggemar berdiri dan jika jawabannya salah ia harus duduk, sementara orang dengan jawaban yang benar hingga akhir dan tetap berdiri adalah pemenangnya.Pertanyaan-pertanyaannya seperti jumlah telur yang digunakan Kim Nam Gil untuk membuat telur gulung, nomor plat mobil yang dikendarai oleh Song Ha Young di drama ‘Through the Darkness’ jawaban yang benar adalah 4730. Kim Nam mengatakan ia juga tidak tahu jawabannya, dengan mengatakan, “Mungkin mereka menanyakan pertanyaan yang sulit sejak awal.” Pemenang yang berhasil menebak hinggak akhir mendapatkan hadiah.

Permainan selanjutnya adalah permainan estafet sama seperti di Osaka, 3 orang dari setiap tim (Tim A, tim B dan tim C) naik ke atas panggung untuk bermain lompat tali, meniup peluit kertas, memeluk dan memecahkan balon bersama-sama. Tim A menang dan semua yang duduk di blok A mendapatkan photocard setelah acara.

Setelah itu, ada sesi foto ketika kami diizinkan untuk mengambil foto Kim Nam Gil dengan handphone yang disebut ‘Photo time‘ untuk beberapa menit. Kim Nam Gil dan seluruh penggemar di aula konser kemudian mengambil foto bersama memegang slogan. Ketika ditanya oleh pembawa acara tentang rencananya untuk tahun 2025, Kim Nam Gil berkata,

“Tahun 2025 ini saya memiliki dua film yang akan dirilis dan saya berharap dapat bertemu dengan kalian semua dalam dua film tersebut. Film ini didasarkan pada pengalaman saya di usia 20-an dan 30-an hingga sekarang. Namun baru-baru ini saya merasa (setelah berpikir) bahw asisi emosional dan afektifnya mungkin telah menurun. Beberapa orang khawatir saya akan mengambil waktu istirahat yang lama karena saya berbicara tentang ingin menghabiskan waktu dengan Tam Tam dan orang tua saya ketika saya berada di Osaka, tetapi saya tidak dapat mengambil waktu istirahat selama itu. Saya tidak bisa mengatakannya sekarang, tetapi saya memiliki banyak film yang dijadwalkan untuk syuting di masa depan. Sebagai seorang aktor, tugas saya adalah menunjukkan kepada semua orang seberapa baik saya bisa melalui akting saya, jadi saya memiliki banyak film yang akan syuting di masa depan. Alasan saya mengambil istirahat adalah karena, seperti yang saya katakan sebelumnya, saya perlu mengisi emosi saya yang terkuras untuk terus berakting di depan kalian untuk waktu yang lama. Saya menerima energi yang baik dari pertemuan dengan kalian semua hari ini dan saya akan terus bekerja keras dengan kekuatan itu. Agar saya bisa menjadi aktor yang memiliki kualitas, bukan aktor tanpa kualitas, saya rasa saya perlu beristirahat dan saya perlu melihat, mendengar, dan merasakan banyak hal. saya tidak akan beristirahat dalam waktu yang lama, tetapi saya akan mengambil waktu untuk mengisi ulang bateraiku sehingga saya bisa kembali kepada kalian dengan penampilan dan performa yang baik. Ibu saya mengatakan bahwa ia tidak akan memberi saya izin jika saya berbicara tentang dirinya lagi, tetapi saya akan mengatakan kepadanya ketika saya kembali, ‘Saya membagikannya kepada kalian semua karena ini adalah bagian dari kehidupan’. Tolong doakan saja semoga saya baik-baik saja.” ㅋㅋㅋ

Sumber foto : instagram Gilstory

Lagu terakhir yang  dibawakan adalah lagu Forever – OST Beach Boys oleh Takashi Sorimachi. Setelah lagu berakhir, Kim Nam Gil meninggalkan panggung, tetapi penonton langsung meminta encore. Ia kembali ke panggung dan membawakan lagu Can’t I Love You. Kim Nam Gil menyanyikan lagu Lemon untuk kedua kalinya. Ketika lagu selesai, para penggemar enggan pergi. Kim Nam Gil berkata, “Saya bisa melakukannya selama yang saya mau. Saya bisa melanjutkan selama yang saya inginkan, tapi saya tidak punya lagu yang disiapkan. Sekian untuk hari ini, semuanya. Mari kita semua pulang dan beristirahat.”

Kim Nam Gil berteriak “Azasu” dan acara jumpa penggemar bertajuk 2025 Kim Nam Gil Fan Meeting Tour ‘Road to Gil’ di Saitama berakhir pukul 19.07 malam. Usai acara para penggemar berkumpul di luar dekat tempat parkir untuk melihat Kim Nam Gil pergi. Bersama dengan teman fans Kim Nam Gil dari Singapura dan fans Kim Nam Gil dari Indonesia yang tinggal di Jepang, kami melihat dari kejauhan. Karena teman kami fans dari Korea Selatan malam itu harus langsung pergi ke Bandara, kami makan malam bersama sebentar kemudian berpisah.

Ditulis oleh @ayustiyani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!